TERLIBAT TANPA TERLIHAT


Oleh : Ansorul Hakim
(Mahasiswa Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surabaya)

Islam adalah agama yang benar-benar rahmatan lil alamin, seluruh lini kehidupan ditata dan diatur dengan sangat rapi dan indah. Apabila semua aturan ditegakkan maka akan berakibat positif bagi perkembangan kehidupan itu sendiri. Alam, lingkungan dan makhluk semuanya akan merasakan manfaatnya secara individu maupun bersama-sama.

Manusia sebagai salah satu elemen penting dalam kehidupan memiliki peranan penting dalam mewujudkan keharmonisan kehidupan. Karena manusia merupakan satu-satunya makhluk yang mempu menerjemahkan dan mengaplikasikan semangat agama yang rahmatan lil alamin tersebut, hal itu mengacu pada kemampuan manusia untuk berfikir dengan akalnya, bergerak dan berubah dengan nafsunya, memutuskan dengan qalbunya dan melakukan dengan kesempurnaan jasmaninya. Seluruh kemampuan yang lengkap tersebut tidak dimiliki oleh makhluk lain di muka bumi ini. Sehingga tidak salah kalau manusia mendapatkan predikat khalifah fil ardli (pemimpin di muka bumi).

Kualitas yang dimiliki tersebut tidak ada gunanya apabila tidak diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari yang dibarengi dengan kesungguhan dalam mengimplementasikan aturan-aturan yang ditetapkan oleh syariat. Di sisi lain, Allah memberikan keleluasaan kepada manusia untuk memilih dalam menentukan pilihannya untuk berbuat, tetapi masing-masing membawa konsekuensi.

Apapun yang diniatkan karena mengharap penilaian Alloh Swt., pasti akan menjadi catatan kebaikan di hadapan-Nya. Sekecil apapun keterlibatan seseorang, jikalau diniatkan lillaahita’ala, niscaya akan sangat bernilai dan menghasilkan keberkahan. Rosululloh Saw. bersabda, “Sesungguhnya Alloh mencintai hamba-Nya yang bertakwa, hamba yang hatinya selalu merasa cukup dan yang suka mengasingkan diri.” (HR. Muslim)

Dalam hadits yang lain Rosululloh Saw. bersabda, “Seseorang yang bersedekah kemudian ia menyembunyikan dirinya sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya.” (HR. Bukhori dan Muslim)
Tidak setiap amal sholeh mesti kita nampakkan. Memang ada amal yang sesekali perlu dinampakkan dengan niat syiar atau untuk memberi keteladanan. Sebagaimana dahulu Rosululloh Saw. menampakkan amal dengan maksud untuk memberi keteladanan kepada para sahabat dan umatnya termasuk kita. Namun, pada banyak kesempatan amal sholeh cukup kita lakukan tanpa berharap diketahui atau dilihat orang lain. Inilah maksud dari mengasingkan diri pada hadits di atas, yaitu mengasingkan amal dari penglihatan orang lain.

Ibarat Akar dan Besi dalam tembok. Akar pada tumbuhan posisinya di dalam tanah dan tidak banyak terlihat oleh semua orang tetapi perlu kita fahami bersama, di balik posisinya yang tidak terlihat, akar menyimpan peran yang sangat krusial yaitu menyangga kekokohan sebuah tanaman dan dari akar pula sebuah tanaman memperoleh nutrisi sebelum disalurkan ke seluruh bagian tanaman. Belum lagi besi dalam tembok yang perannya tidak banyak disebut oleh sebagian besar orang. Kita bisa lihat dan saksikan ketika suatu bangunan berdiri kokoh yang disebut pertama kali adalah temboknya bukan besinya. Padahal kita tahu bersama bahwa tembok yang kokoh didukung oleh besi. Itulah bagian kecil pelajaran hidup yang bisa kita ambil dalam beramal. Yang terpenting kita terlibat tanpa harus terlihat. Kita berbuat tanpa harus disaksikan banyak ummat. Kita beramal tanpa harus terkenal.

Yang terpenting dari amal kita adalah keikhlasannya. Prinsip yang perlu kita pegang dalam beramal sholeh adalah; lakukan dan lupakan. Tidak perlu mengingat-ingat kebaikan yang kita lakukan, apalagi mengungkit-ungkitnya. Cukuplah Alloh sebagai saksi dan cukuplah penilaian Alloh bagi kita. Yang kita kejar adalah Alloh ridho pada kita. Tidak perlu juga kita merasa hebat setelah berbuat kebaikan, karena hakikatnya Alloh jua yang memberi kita kekuatan dan petunjuk sehingga kita bisa berbuat sesuatu.

Marilah kita senantiasa melibatkan diri dalam jalan perjuangan menegakkan agama Alloh Swt. Saat ini Tidak perlu ingin terlihat, tidak usah ingin diketahui orang lain. Lakukan amal sholeh hanya mengharapkan ridho Alloh Swt., niscaya keberkahan akan meliputi kita semua. Insyaa Alloh!

Dibaca : 63,932 pengunjung.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Solve : *
13 × 4 =